7. Api Cinta

Hari Kedua (2/18)

Siapapun pasti tahu kisah cinta Jack dan Rose yang berakhir tragis dalam film Titanic. Perjalanan kasih asmara mereka yang sangat “panas” dan menggairahkan menjadi bukti kasih abadi, walaupun pada akhirnya mereka tak pernah bersama. Cinta yang menyatukan keduanya, pun yang memberaikan. Cinta seperti mempunyai kekuatan ajaib, yang hanya bisa dirasakan oleh para pecinta. Tak heran lah bang Jack, dengan cintanya yang luar biasa besar, bisa bertahan lumayan lama di dalam air, tepat di sisi Rose yang tertelengkup kedinginan di atas kayu, sesaat setelah kapal raksasa itu tenggelam. Padahal perairan tersebut pasti benar-benar dingin, sampai-sampai ada bongkahan es nangkring di situ. Apakah cinta memang “hangat” dan “menghangatkan”? Dalam arti sebenarnya? Buktinya pasangan di Continue reading

4. keDINGINan

Prapemberitahuan:

Perjalanan ini sejatinya dilakukan oleh dua orang pelancong, yaitu saya dan teman. Namun, dengan alasan tertentu, kami sepakat untuk tidak memasukkan satupun hal mengenai teman saya dalam jurnal perjalanan kali ini. Karena itu lah, cerita ini saya susun seakan-akan hanya saya seorang yang menjalaninya, dengan tanpa mengurangi atau melebihkan esensinya, walaupun ada perubahan dari sisi penokohan. Semoga pembaca menikmati.

(Hari Pertama: 1/18)

Saya sedang berada di atas bus, di tempat yang sama tepat di belakang supir. Orang-orang yang duduk di bangku lainnya pun entah kenapa juga orang yang sama. Muka mereka seperti berbayang, tapi jelas saya masih mengenali wajah-wajah itu. Déjà vu? Sang supir tiba-tiba membanting setir memasui jalan raya, dan di sana lah ranselku, masih tertinggal di samping kursi pengemudi, mulai bergoyang tak seimbang. Tak mau kejadian memalukan itu Continue reading