Penginapan Murah di Pulau Phi Phi

     Setelah 1 jam mengarungi lautan, akhirnya feri kami tiba di dermaga kecil Pulau Phi Phi. Kapal yang sejak tadi bergoyang naik-turun dihantam ombak sedikit membuat kepala saya oleng. Saya pun berjalan hati-hati menuruni kapal karena ga mau kecebur ke laut. Sambil melangkah mengikuti turis lainnya menyusuri jembatan kayu, kami pun diminta membayar 20 Bhat sebagai tanda masuk pulau.
Info penginapan murah yang saya dapat di internet sih katanya Tiara Inn atau The Rock. Tapi dimana tempatnya kan saya ga tau. Katanya ada di bagian tebing lah . Saya pun sempatkan meliat daftar gambar penginapan serta harganya di pintu masuk
pulau, dan…BUSSEETTTT!! Harganya ribuan Bhat semua!!  Mana ada duit saya segitu! saya kan cuma pegang duit 3000 Bhat saja.
Dengan lemas, saya pun berjalan tak tentu arah menyusuri pulau . Mata saya jelalatan nyari penginapan yang cantumin harga murah. Saya bahkan
udah ga tau saya ada dimana, pokoknya ada jalan, saya lewati . “Do you have any room?” kata saya pada salah seorang petugas penginapan. “We do. 400 Bhat for single room with aircon” balasnya. Hadeeuhh, 400 Bhat?! Pikir-pikir dulu deh . Saya pun kembali mencari hingga akhirnya mata saya menangkap tulisan Tiara Inn.
“Any room?” tanya saya penuh ha
rap. “Of course! 400 Bhat for single” balasnya. Jiaahhh! Sama aja kayak yang tadi . “Do you have dormitory?” tanya saya lagi. “We do. 200 Bhat per night” sahutnya, membuat jantung saya berlonjak senang , “We also have single room for 300 Bhat, but with fan” tambahnya lagi. “Uh, lemme see the dormitory first” kata saya. Si pentugas wanita ramah itu pun membawa saya menaiki tangga menuju penginapan yang memang berada di tebing, walau ga terlalu curam .  Dia langsung bisa menebak saya berasal dari Indonesia. Dia pun banyak berceloteh mengenai keindahan Indonesia, dan betapa dia ingin berlibur ke Bali. Hadeeuhh, basa basi yang memuakkan!  Jalan menuju kamar sangat sempit, hingga kami harus berjalan berurutan.
“This is the dormitory” katanya sambil membuka pintu. YA AMPUUUNNN!!! INI DORMITORI APA……??!! Tempat tidurnya kotor seperti baru saja dibuang dalam lumpur, dindingnya pun penuh dengan coretan pesan-dan-kesan  pelancong yang dulu nginap disini . Mana gelap lagi! Tempat ini lebih mirip
setting film hantu! Benar-benar ga keurus! “Eehh, I think I will see the single room you told me earlier” kata saya, cepat-cepat berjalan keluar ruangan mengerikan itu.
“This is it” kata si petugas sambil membuka gembok. Ruangan itu luasnya hanya 2,5 m x 1,5 m. Kecil emang, berhubung badan saya aja tingginya 180cm . Tapi tempat tidurnya bersih, dikasih handuk, ada kipas angin, dan, terima kasih Tuhan, ada jendela (saya takut berada dalam ruang sempit yang ga ada jendelanya). “Okay, I’ll take this”. Setelah menaruh barang, saya pun mencari petugasnya untuk bayar. Eh, dianya udah ngacir kebawah , tinggal seorang petugas pria. Ya udah, saya ambil 1 malam. Pas saya liat kwitansinya, ternyata saya ga nginap di Tiara Inn, tapi The Rock. “It’s just the same” sahut si petugas. Oo, ternyata Tiara Inn masih sepupuan dengan The Rock.
Tips:
  • Untuk mencapai penginapan Tiara Inn maupun The Rock, dari dermaga langsung ambil jalan arah kanan. Bila sudah bertemu plang dipersimpangan, ambil belokan kiri yang menuju view point. Bila terus mengikuti jalur menuju view point ini, kalian akan menemukan Tiara Inn di deretan kanan. Nah dari Tiara Inn itu, minta diantar saja sama petugasnya ke The Rock.
  • Kalau ga pengen ribet nyari penginapan, saat membeli tiket di dermaga feri Krabi biasanya para petugasnya nawarin penginapan di pulau Phi Phi dengan kisaran 600 Bhat. Kalau ada duit, ya ambil saja. Kalau mau yang lebih murah, tolak dengan halus. Banyak kok penginapan 400an Bhat yang udah pakai AC.
  • Di pulau Phi Phi ini nyamuknya pada monster semua, jadi kalau bisa sebelum datang udah siapin lotion anti nyamuk.
  • Bila kalian memutuskan menginap di The Rock, siapkan lah fisik dan mental karena jalan menuju kamarnya harus menaiki tangga yang lumayan menanjak.
  • Walaupun kamarnya ga pada kinclong, tapi The Rock berbaik hati memberikan fasilitas kamar mandi umum yang banyak serta bersih; kamar mandi serta toilet ada 4 bilik yang menghadap langsung ke pantai, ada juga wastafel.

(Bersambung…)


Terjemahan Dialog

  1. “Do you have any room?”/ “Any room?” = “Ada kamar yang bisa saya sewa?”
  2. “We do. 400 Bhat for single room with aircon” = “Ada donk. 400 Bhat untuk kamar single, pake AC lho”
  3. “Do you have dormitory?” = “Ada yang dormitori aja ga?”
  4. “We also have single room for 300 Bhat, but with fan” = “Ada kamar single juga lho, 300 Bhat aja. Tapi, ya gitu deh, pake kipas angin”
  5. “Uh, lemme see the dormitory first” = “Mm, saya liat dormitorinya dulu deh”
  6. “This is the dormitory” = “Ini dia kamar dormitorinya”
  7. “Eehh, I think I will see the single room you told me earlier” = “Eehh, kayaknya saya pengen liat kamar single yang tadi kamu bilang deh”
  8. “Okay, I’ll take this” = “Oke, saya ambil kamar ini”
  9. “It’s just the same”= “Sama aja kok”

7 responses to “Penginapan Murah di Pulau Phi Phi

  1. Pingback: Island Hopping from Phuket-Thailand to Penang-Malaysia « Travelling Angel

Yang dah nyasar kesini, jangan lupa tinggalkan jejak ;-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s