Johor Bahru to Kuala Lumpur

     Suasana di Terminal Larkin mirip dengan Terminal Kampung Rambutan , banyak orang lalu lalang, calo nawarin sana-sini, juga orang dagang . Saya pun ga kalah sibuk nyari bus yang oke dan nyaman. Maklum, perjalanan dari JB ke KL kan makan waktu 4 jam, jadi keluar duit lebih sedikit untuk dapat kenyamanan sah-sah aja.
     Saya pun memilih bus warna merah kinclong dengan bangku 2:1, ruang dalam bus juga cukup luas . Kalau ga salah, saya bayarnya RM 35. Para petugas busnya pada galak-galak; saya dengar salah satu dari mereka teriak-teriak dideretan bangku belakang. “Kamu keluar, ini bas sayaa!!!” teriaknya pada salah satu penumpang . Saya ga ngerti apa permasalahannya, dan ga mau tau. Yang penting saya sudah duduk nyaman.
Sambil menunggu penumpang yang lain, si supir muter lagu Melayu. Jiaahhhh, saya sampe ga bisa mastiin, itu lagu tahun 90an atau lagu terbaru . Masalahnya alunan musiknya itu loh, kayak lagu-lagu Malaysia yang meledak banget di Indo waktu saya SMP. Duuuhhh, jadi ingat masa kecil dulu saya suka melantunkan lagu “diaaaaaaa….Isabelaaaaaaaa”.
     Akhirnya bus pun bergerak meninggalkan terminal. Selama perjalanan, pemandangan yang disuguhkan hanya hutan serta perkebunan kelapa sawit (Saya kok jadi ingat Jayapura ya ). Roti yang saya beli tadi di terminal, saya nikmati perlahan. Lumayan lah, ngeganjal perut. Sang supir pun memutar film Bangkok Adrenaline yang lucu dan menghibur, jadinya ada hiburan lah selama perjalanan.
     2 jam sudah ditempu, kami pun mampir sebentar ke tempat istirahat yang penuh dengan kedai makanan. Saya cepat-cepat kabur ke wc karena saat bertolak dari Terminal Larkin tadi, saya sudah menahan kencing . Saat kembali ke bus, banyak lelaki lain yang tetap diluar untuk merokok, hahaha, syukur saya bukan perokok.
     Singkat cerita, akhirnya kami sampai di Terminal Bersepadu Selatan yang bangunannya bahkan lebih bagus dari Bandara Jayapura . Disini, saya celingak-celinguk ga tau arah, ga tau harus kemana, dan ga tau mau ngapain. Saat baca di inet, dulu katanya bus pada berhenti di Terminal Puduraya, jadinya tinggal jalan ke Petaling atau Bukit Bintang yang menjadi pusat penginapan murah. Tapi, where the hell am I?! ya udah sih! Jangan kayak orang susah! Tanya sama pusat pelayanan! Saat berjalan kebingungan nyari bagian informasi, saya liat ada toko yang menjual sendal yang digantung diseluruh dinding ruangannya. Dan saya yakin manusia-manusia yang sedang heboh belanja didalam ruangan kecil itu pasti lah orang INDO.
     “Do you know where the LRT station is?” Tanya saya pada pria bagian informasi. “Just go ahead that way, then go down to the second storey”, balasnya dalam aksen Melayu yang kental . Setelah mengikuti instruksinya, saya pun berakhir di dua buah antrian yang menghadap dua loket berbeda . Di loket satu berplang KTM, dan diloket lainnya LRT. Hadeuh, tambah pusing kepala saya. Saya buka lagi buku panduan, di bagian transportasi saya baca ada KTM, LRT, dan Monorel. Busset! Banyak amat jenisnya!
     Saya yang mulai panik karena hari makin sore, akhirnya memilih bertanya pada petugas . “Emm, permisi. Saya ingin pergi ke Terminal Puduraya. Saya harus naik yang mana? KTM atau LRT?”. “Awak naik LRT. Nanti turun di stesen Pasar Seni” jelasnya. Waduh, dimana lagi tuh Pasar Seni. Dia mencoba menjelaskan, tapi karena aksennya, saya jadi sulit mengerti. Saya pun langsung menuju stasiun LRT.
     Saat melihat jalur KTM – LRT – Monorel di buku panduan, saya baca ada Stasiun Pudu. Hmmm, Stasiun Pudu? Namanya mirip dengan PUDUraya. Mungkin saja terminal itu ga jauh dari stasiun. Ya udah, saya turun disana saja, pikir saya.
     Tak lama kemudian kereta datang, dan seluruh penumpang naik. Ting tang tung, bunyi bel elektronik yang disambung oleh suara bapak-bapak “stesen berikutnya bla..bla..bla”. Hahahaha, jadi terdengar lucu. Mungkin karena saya sudah terbiasa mendengar suara perempuan di MRT Singapura. Stasiun demi stasiun LRT ini arungi , dan akhirnya berhenti di Stasiun Pudu. Saya pun berjalan keluar dan mendapati diri saya sedang berdiri didepan jejeren bangunan kurang terurus serta jalanan yang agak kotor dan sepi melepi! ALAMAK! Saya dimana nih???!!! (Bersambung…)

23 responses to “Johor Bahru to Kuala Lumpur

  1. tbs : terminal bersepadu selatan, yang berlokasi di bandar tasik selatan. (bukan seri)… heheheheh..
    seharusnya dari TBS ke Puduraya ada bas ulang-alik free, tak perlu LRT

  2. kalo dr bandar tasik selatan (bts) ke terminal pudu raya, naik lrt turun plaza rakyat,pas belakangnya terminal pudu raya…ikut aja arahan pintu keluar sdh telusuri trotoar sdh di dserah prtaling street n china town…kalo mau ke bukit bintang(bb) dr bts..naik lrt turunnya di hangtuah…(saya sdh sering kesn krn kota dumai-riau sangat dekat).

    • weleh-weleh..Mba Yanti kenapa ga ngasih tahu dari dulu, dari sebelum saya melancong disana, biar saya ga perlu kebingunan dan nyasar di Stasiun Pudu?
      hehehehehehe..makasih banget Mba infonya, jadi tahu nih saya..
      entar kalo kesana lagi, saya ikutin sarannya Mba ;)

      (Saya liat di peta. mmg dekat banget jaraknya. asik juga tuh bisa jalan2 disana terus)

      • Dari Johor Bahru naik bus dari Terminal Larkin. Banyak bus di sana menuju KL. Bus akan berhenti di Terminal Bersepadu Selatan di Kuala Lumpur. Nah, dari terminal ini ada bus gratis menuju pusat kota. Kalau tidak mau naik bus, terminal ini juga terintegrasi dengan LRT dan KTM. Banyak taksi di KL, saat malam sekalipun. Saya pernah naik taksi ke Menara Petronas jam 11 malam, juga jam setengah 5 pagi menuju penginapan.

    • Dari KL naik bus dari Terminal Puduraya atau Terminal Bersepadu Selatan (TBS). Ada bus Transnasional tujuan JB dari Puduraya, sedangkan dari TBS pilihannya lebih banyak. Ambil yang tujuannya Terminal Larkin (di JB). Nah dari Terminal Larkin ada bus menuju Legoland (RM 2.80). Ada juga bus menuju Legoland dari JB Sentral dan Gelang Patah.

  3. mas mau tanya kalo bus dari johor bahru mau ke kuala lumpur keberangkatan terakhirnya jam brapa ya? dari johor bahru sampai kuala lumpur makan waktu 4 – 5 jam ya mas? kalo keberangkatan jam 11 / 12 malam masih ada ga ya mas? tks.

  4. salam kenal..

    mas mau tanya dunk.. dr terminal larkin ke puduraya makan waktu brp jam? bus yang recomended apa ya? lalu klo dari puduraya ke hatyai tau gak mas bus apa yang recomended? klo tau lalu jam brp ya kira2 keberangkatannya dari puduraya ke hatyai.. makasih banyak ya.. :)

    • Setahu saya bus dari Larkin nanti mampirnya ke Terminal Bersepadu Selatan (TBS), tidak langsung ke Puduraya. Lama perjalanan 4 jam. Nanti dari TBS bisa naik LRT ke stasiun Pasar Seni. Dari stasiun ini sudah dekat ke Puduraya. Saya sarankan naik bus Transnasional dari Larkin. Nyaman. Tapi, jangan lupa tawar harganya.

      Kalau mau ke Hat Yai, banyak bus yang bisa dipilih di Puduraya. Saya sarankan cek aja langsung di terminal perihal jam keberangkatannya. Kalau ada keberangkatan malam, ambil saja, soalnya perjalanan KL-Hat Yai tujuh jam lebih lah. Selain bisa istirahat, juga ga perlu bayar penginapan—hemat ongkos :)

  5. Salam kenal,

    Mau nanya mas, dari TBS itu ada bus gratis ke pusat kotakah? Bus apa? beroperasi jam berapa? Berhenti di KL Sentral ga ya mas?

  6. mas, kalo dr johor ke KL ada ga yg naek kereta?
    kalo ada aq dr senai harus naik apa? dan apa nama stasiunnya?

  7. Bus gratis yang dari TBS ke pusat kota itu ngambilnya di sebelah mana? Trus di pusat kotanya turun di mana? Saya mau ke bukit bintang dari TBS, baiknya naik apa kalo ber-9 dan bawa anak kecil?

  8. mas menarik sekali ceritanya plus bikin deg2an krn januari ini saya kesana,,,,memang setibanya d terminal bersepadu selatan kalo mau jalan2 destiny wisatanya ke mana aja ya mas??

  9. Siang Mas,

    Mau tanya kalau dari Bukit Bintang ke Lego Land, naik taksi sekitar brp duit yah ? (soalnya saya berdua suami dan bawa 2 anak kecil),
    Kira2 untuk perjalanan dari Bukit Bintang ke Lego Land yang nyaman menggunakan apa?

    Makasih.

    • waduuuuhhhhhh..jauh bener bu ke Lego Land dari Bukit Bintang. Bayarnya kemahalan! Mending naik bus dari TBS ke Johor Bahru, kemudian naik bus yang khusus mengantar ke Lego Land.

Yang dah nyasar kesini, jangan lupa tinggalkan jejak ;-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s